Upacara adat yang satu ini sangat meriah dan besar ketika hari diadakanya berjalan, karena acara adat yang satu ini diadakan oleh pihak Keraton Jogja, upacara yang diadakan setahun sekali ini sebenarnya bertujuan untuk memperingati hari lahir nabi Muhammad SAW, dan secara berkelanjutan menjadi media interaksi antara raja dengan para rakyatnya. Upacara adat ini meliputi bermacam-macam tahap dan melibatkan banyak pihak, baik dari keraton maupun warga Jogja, banyak pasukan keraton yang keluar untuk memeriahkan acara ini.

Grebek Sekaten sangat ditunggu-tunggu kehadiranya oleh warga Jogja, karena Grebek Skaten juga sering disebut dengan “Pesta Rakyat” karena banyak masyarakat Jogja yang turut meramaikanya. Upacara ini diadakan di pelataran keraton Jogja dan di sekitar Alun-alun utara kotaYogyakarta. Saat upacara ini berjalan, alun-alun kotaYogyakartaakan menjadi lautan manusia, baik yang berasal dari Jogja, dari wilayah Klaten, Solo, kota-kota lain sekitar Jogja, hingga turis mancanegara yang sangat tertarik untuk menyaksikan dan mengikuti upacara adat ini.
Dalam acara ini aka nada hidangan-hidangan khas Grebek Sekaten yang sangat unik, yaitu tumpeng nasi yang tingginya hingga 5 meter !, waw sangat unik, yang tentunya tumpeng yang diselimuti berbagai lauk-pauk seperti telur, kacang, abon, ayam, sayuran, mentimun, dan banyak lagi, dan jumlah dari tumpeng atau yang sering disebut “Gunungan” itu jumlahnya pun hingga 4 gunungan, yang nantinya akan diperebutkan para warga diakhir acara. Maka bila anda berkunjung ke Jogja, silahkan saksikan grebek sekaten yang diadakan setiap bulan Maulud dalam penanggalan Islam.astarcy.blogspot.com

DIPOSKAN OLEH ASTARCY DI 18:33

REAKSI: http://www.blogger.com/blog-post-reactions.g?options=%5Blucu%2C+menarik%2C+keren%2C+payah%5D&textColor=%23333333#http://astarcy.blogspot.com/2011/04/grebek-sekaten-upacara-adat-media.html 

0 KOMENTAR

LABEL: 

Selasa,05 April 2011

KENDUREN, ADAT ISTIADAT BERSYUKUR ALA JAWA

Kenduren, sering disebut juga kenduri, upacara adat yang satu ini adalah salah satu acara adat yang diadakan sebagai perwujudan dari rasa syukur kepada tuhan, atas terkabulnya do’a dan harapan. Meski Kenduren sebenarnya sangat banyak macamnya namun, kebanyakan Kenduren yang sekarang masih sering dilakoni oleh orang jawa yaitu Kenduren untuk bersyukur.

Kenduren diadakan hanya dengan mengundang para tetangga sebelah, untuk berdo’a bersama dan bersyukur, Kenduren biasanya dihadiri oleh para lelaki dewasa khususnya yang telah berumah tangga, biasanya bila pemilik acara beragama muslim, maka kenduren akan berisi dengan pengajian, dan dihidangkan pula makanan-makanan khas yang biasanya ada dalam acara Kenduren, meliputi, Nasi Kuning yang sering dibuat menjadi tumpeng, telur, abon, ayam, sayur dan buah pisang, tentunya yang sangat khas dalam acara Kenduren yakni adalah hidanganya. Meski hidanganya tak semewah seperti acara-acara adat lainya, namun inilah perwujudan rasa syukur yang dimaksudkan oleh Kenduren itu sendiri.

Acara kenduren kini mulai jarang dilakukan oleh orang jawa sendiri, hanya orang tertentu yang mau untuk mengadakanya, karena seiringya berjalan pergantian zaman, semakin jarang orang yang peduli terhadap adat istiadat yang ada dan dilakukan oleh para nenek moyang dahulu. Bagi orang jawa sendiri acara seperti ini sangat lumrah dilakoni apa seseorang telah mendapatkan apa yang dia inginkan, apalagi keinginan yang sangat besar, dan sangat sulit untuk didapatkan.

Astarcy.blogspot.com

DIPOSKAN OLEH ASTARCY DI 19:27

REAKSI: http://www.blogger.com/blog-post-reactions.g?options=%5Blucu%2C+menarik%2C+keren%2C+payah%5D&textColor=%23333333#http://astarcy.blogspot.com/2011/04/kenduren-adat-istiadat-bersyukur-ala.html 

0 KOMENTAR

LABEL: 

Jumat, 25 Maret 2011

YAQOWIYU, Ceremony Origin Klaten, Central Java, Indonesia

Yaqowiyu, sebuah acara adat yang berasal dari Jatinom, sebuah kecamatan yang berada di Klaten, Jawa Tengah. Yaqowiyu adalah sejarah ritual ini berawal dari pembagian kue apem oleh Ki Ageng Gribig pada 15 Safar 1511 H. Pada waktu itu, Ki Ageng Gribig baru saja pulang dari Mekah setelah menunaikan rukun Islam yang kelima dan membawa oleh-oleh kue apem dan segumpal tanah liat dari Arafah.
Yaqowiyu diperingati setiap bulan “Safar”, yaitu berdasarkan penanggalan Islam, maka sering disebut dengan “Saparan”. Pembagian kue “Apem” adalah salah satu keunikan didalam acara Yaqowiyu, kue Apem disebarkan secara Cuma-Cuma dalam jumlah yang tak tanggung-tanggung, bisa mencapai hingga ribuan kue yang akan disebar. Ribuan warga dari berbagai daerah darikotaKlaten maupun sekitarnya akan memadati lapangan tempat diadakanya upacara Yaqowiyu tersebut, masyarakat mempercayai bahwa kue apem yang disebar apabila dimakan akan mendatangkan berkah dan rejeki yang berlimpah dikemudian harinya.

Hingga sekarang upacara adat ini terus berjalan, setiap tahun selalu bertambah jumlah pengunjungnya dalam setiap upacara Yaqowiyu.

Astarcy.blogspot.com

DIPOSKAN OLEH ASTARCY DI 10:20

REAKSI: http://www.blogger.com/blog-post-reactions.g?options=%5Blucu%2C+menarik%2C+keren%2C+payah%5D&textColor=%23333333#http://astarcy.blogspot.com/2011/03/yaqowiyu-ceremony-origin-klaten-central.html 

0 KOMENTAR

LABEL: 

Kamis, 24 Maret 2011

BATIK, Traditional Garments from Indonesia

Batik, the traditional Indonesian clothing or fabric that comes from Solo and Yogyakarta, Batik becoming known since XVII century the first in the first place only in the image on the cloth manuscripts, and until now turned into cloth. Actually batik clothes of the penguins former palace of Mataram, the wear by the family of the kings who ruled at the time, but as time went by now batik is a traditional clothes for the people of Java, especially Central Java. Batik is now a commercial item, have a sale value is high enough, because now in Indonesia has become a formal dress.            Batik-making began to be mass, and has now expanded to international markets, the traditional Indonesian batik is very good stuff, because it is very unique and rarely encountered in other places. Batik has a very diverse motives images, from images of leaves, trees, animals, until relief is in the ancient temples of the Majapahit kingdom era. Batik is now a destination by-the typical Indonesian by foreign tourists, because Indonesia is very impressive.
Traditional batik is made by hand-painted using a tool called “Canting”, which is sort of a small tube of molten plastic to paint color on the heat until melted, after painting, batik will then dried in the sun to dry, it is a simple illustration of how batik , for which actual detailed batik requires a long time to make a single strand of the fabric alone.

http://astarcy.blogspot.com/search/label/Seni%20Budaya